Para Ilmuwan : Omicron mengalami Lonjakan, Pandemi segera Berakhir

- Rabu, 5 Januari 2022 | 10:21 WIB
Ilustrasi Omicron Virus (poto : Istimewa)
Ilustrasi Omicron Virus (poto : Istimewa)

Jakarta | BPKPNEWS.COM

Para Ilmuwan menyatakan bahwa babak baru pandemi yang tidak terlalu menghawatirkan, hal tersebut berdasarkan pada jumlah kasus terus melonjak capai rekor tertinggi, sedangkan jumlah kasus parah dan rawat inap tidak terjadi lonjakan.

"Kita sekarang berada dalam fase yang sama sekali berbeda," kata ahli imunologi Universitas California di San Francisco (UCSF), Profesor Monica Gandhi.

"Virus ini akan selalu bersama kita, tetapi harapan saya adalah varian ini menyebabkan begitu banyak kekebalan sehingga akan memadamkan pandemi," lanjutnya, dikutip dari The Straits Times, Selasa (4/1).

Baca Juga: 33 kasus penyimpangan Vaksinasi booster ditemukan, inilah alasannya

Varian Omicron ditemukan di Afrika Selatan lebih dari sebulan yang lalu, dan para ahli memperingatkan masih ada banyak waktu untuk mengubah situasi. Tetapi data dari pekan lalu menunjukkan kombinasi kekebalan yang meluas dan banyak mutasi telah menghasilkan virus yang menyebabkan penyakit yang jauh lebih ringan daripada varian sebelumnya.

Satu penelitian dari Afrika Selatan menemukan pasien yang dibawa ke rumah sakit selama gelombang keempat wabah yang didominasi varian Omicron, 73 persen lebih kecil kemungkinannya mengalami penyakit parah daripada pasien yang dirawat selama gelombang ketiga yang didominasi Delta.

"Datanya cukup solid sekarang karena rawat inap dan kasus dipisahkan,” kata ahli imunologi Universitas Cape Town, Profesor Wendy Burgers.

Baca Juga: Rangkuman Covid: Booster Ilegal Diselidiki, Terdapat 162 Kasus Omicron Terjadi di DKI Jakarta

Halaman:

Editor: Ahmad Tarmizi, SE

Tags

Terkini

Para Ahli Mengingatkan Bahayanya Covid-19 Varian Omicron

Minggu, 13 Februari 2022 | 21:25 WIB

Kasus Terkonfirmasi Covid-19 terus Alami Lonjakan

Rabu, 9 Februari 2022 | 19:31 WIB

Inilah waktu yang tepat Pemberian Vaksin Booster

Minggu, 30 Januari 2022 | 12:13 WIB
X