• Selasa, 29 November 2022

Satgas Covid-19 : Kencangkan Penerapan Protokol Kesehatan untuk Mencegah Pandemi Baru.

- Rabu, 8 Juni 2022 | 23:37 WIB
Juru Bicara Satgas Covid Nasional, Wiku Adisasmito (foto : Istimewa)
Juru Bicara Satgas Covid Nasional, Wiku Adisasmito (foto : Istimewa)

Jakarta, BPKPNEWS.COM--Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito meminta semua pihak untuk terus mengencangkan penerapan protokol kesehatan (prokes) untuk mencegah terjadinya pandemi baru baik dalam skala nasional maupun global.

“COVID-19 telah membawa kita kepada darurat kebencanaan. Namun hikmahnya dapat kita sesuaikan untuk mengubah perilaku dalam waktu singkat. Perlu menjadi perhatian bahwa ancaman adanya pandemi baru adalah hal yang tidak bisa terelakkan,” kata Wiku dalam konferensi pers perkembangan penanganan COVID-19 secara daring di Jakarta, Rabu (8/6).

 

Wiku menuturkan baik Indonesia maupun negara lainnya di dunia terus berusaha dan bekerja keras menurunkan kasus positif COVID-19 melalui berbagai upaya yang salah satunya adalah melalui protokol kesehatan.

Namun, setiap pihak perlu memahami bahwa perilaku manusia sangatlah vital dalam menentukan besar penularan penyakit di dunia. Mulai dari mobilitas hingga aktivitas sosial dan ekonomi dapat memberi dampak pada terjadinya suatu wabah.

Baca Juga: Wacana Ketum Projo Hidupkan Kembali Presiden Jokowi Tiga Periode

Mencegah hal itu terjadi, per Mei 2022 lalu Badan Kesehatan Dunia (WHO) sudah memperbaharui rekomendasi perilaku masyarakat dalam beraktivitas dengan menyesuaikan kondisi kasus COVID-19 secara global, yakni dengan mengikuti vaksinasi sesuai jadwal dan kaidah yang ditetapkan.

Kemudian usahakan untuk menjaga jarak bahkan dengan orang yang tampak sehat sekalipun juga menjauhi kerumunan sebagai bentuk proteksi terbaik dari menghindari peluang penularan virus.

Menurut Wiku, masker juga masih menjadi senjata yang sempurna untuk menutupi mulut dan hidung ketika sulit menjaga jarak di ruang tertutup dan berada di tengah kerumunan yang memiliki sirkulasi udara minim.

Membersihkan tangan dengan menggunakan tisu basah berakohol, sabun atau air yang mengalir juga menjadi etika penting menghadang lahirnya virus baru. Diharapkan pula masyarakat memahami pentingnya mencuci tangan setelah menutup hidung dan mulut ketika batuk.

Halaman:

Editor: Ahmad Tarmizi, SE

Tags

Terkini

Para Ahli Mengingatkan Bahayanya Covid-19 Varian Omicron

Minggu, 13 Februari 2022 | 21:25 WIB

Kasus Terkonfirmasi Covid-19 terus Alami Lonjakan

Rabu, 9 Februari 2022 | 19:31 WIB

Inilah waktu yang tepat Pemberian Vaksin Booster

Minggu, 30 Januari 2022 | 12:13 WIB

Apa Indonesia keliru soal OMICORN?

Sabtu, 25 Desember 2021 | 19:30 WIB

Inilah Gejala Umum dan Penyebabnya Penyakit Sepsis

Jumat, 24 Desember 2021 | 17:11 WIB

7 Obat Alami untuk Mengatasi Sakit Gigi Berlubang

Minggu, 25 Juli 2021 | 22:37 WIB
X