Ketua Kadin Cimahi Berikan Bantuan Bagi Keluarga Korban Banjir

- Jumat, 7 Januari 2022 | 13:48 WIB
Ketua Kadin Cimahi Berikan Bantuan Bagi Keluarga Korban Banjir
Ketua Kadin Cimahi Berikan Bantuan Bagi Keluarga Korban Banjir

Cimahi|BPKPnews.com,-Ketua Umum KADIN Kota Cimahi Yupi Sopiansyah berkunjung ketempat keluarga korban terdampak proyek KCIC yang rumahnya tenggelam akibat kebanjiran. Pada Jumat (7/1/2022).

Yupi mengatakan, bahwa dirinya merasa prihatin atas kejadian tersebut, karena bukan sehari dua hari, bagaimana tanggung jawabnya Pihak KCIC ataupun Pemerintah, seakan ada pembiaran penderitaan bagi warga rt.04 rw.16 Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi.

"Kunjungan saya kemari hanya memberikan bantuan alakadar nya, dan berencana akan berusaha mencarikan solusi untuk warga yang terkena musibah", kata Yupi.

Baca Juga: Sudah 58 Hari Rumah Terdampak Proyek KCIC Terendam Air

“Mudah mudahan rencana saya ini di berikan jalan kemudahan oleh Allah SWT, dan pesan saya terhadap pemerintah tolong perhatikan pula dampak lingkungan dari pembangunan program pemerintah. Apalagi Project Kereta cepat ini termasuk Mega Proyek yang tentunya harus lebih memikirkan juga dampak terhadap warga sekitar,” jelas Yupi kepada awak media.

Hingga saat ini, bantuan terhadap korban terdampak proyek KCIC berdatangan. Ditempat yang sama pihak keluargapun mengapresiasi atas perhatian dari seluruh elemen yang turut membantu.

Ketua Umum KADIN Kota Cimahi Yupi Sopiansyah berkunjung ketempat keluarga korban terdampak proyek KCIC yang rumahnya tenggelam akibat kebanjiran.


“Saya mengucapkan terima kasih pada Ketua Umum Kadin dengan kedatangannya dan memberikan bantuan yang sangat kami perlukan, semoga beliau di mudahkan segala urusannya, panjang umur dan mudah rejeki,” ujar Pepen salah satu keluarga korban kebanjiran.

Baca Juga: Warga Terdampak Mega Proyek Kereta Cepat Cina Indonesia (KCIC) Makin Putus Asa

Begitu juga yang dikatakan Korban terdampak lainnya atas nama Kusnadi pada saat diwawancara Media, "Saya sih menginginkan lokasi ini di bebaskan saja, kalaupun kami harus pindah kami siap, biar tidak pusing,” cetus Kusnadi.

Kusnadi juga berharap Kepada pihak KCIC, “Mohon segera selesaikan masalah kami, siapa yang harus bertanggung jawab dengan keadaan kami, kami tidak bisa tinggal di rumah kami, harus tidur kedinginan di bawah tenda, sudah 2 bulan kondisi kami seperti ini,” pungkasnya. 

(Red)

Editor: Asep Jubaeni Hamzah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Libur Waisak Pantai Anyar dipadati Pengunjung

Senin, 16 Mei 2022 | 22:12 WIB
X