WALHI Sumut : Minta Proses Penegakan Hukum Terhadap Mafia Tambang Di DAS Batang Natal

- Rabu, 26 Januari 2022 | 01:14 WIB
Poyek Tambang Ilegal (foto : bpkpnews.com)
Poyek Tambang Ilegal (foto : bpkpnews.com)

bpkpnews | Mandailing Natal   

Praktik tambang emas ilegal di sepanjang sungai Batang Natal, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) seolah tak tersentuh oleh penegak hukum.

Yang mana hasil investigasi media bpkpnews dilapangan pada Senin 24 & Selasa 25/1/ 2022 masih ada aktivitas tambang illegal di pinggiran Sungai yang berada di Desa simanguntong Kec. Batang natal.

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sumatera Utara meminta kepada Pemerintah Daerah Madina dan Pemerintah Provinsi serta pihak Kepolisian agar segera bentuk tim investigasi khusus untuk meninjau aktivitas pertambangan emas tanpa izin yang beroperasi di wilayah Kecamatan Batang Natal Kabupaten Madina.(25/1/22)

Baca Juga: Pemindahan Ibukota Negara Baru dan Syahwat Politik jelang 2024

yang ada di kabupaten madina ini udah lama kita ingatkan ke pemerintah provinsi, melihat rentetan bencana ekologis yang kerap sekali hadir yang diakibatkan dari rusaknya das sungai dan degradasinya kawasan hutan di hulu sungai.,” sebut Manajer Kajian dan Advokasi WALHI Sumatera Utara, Putra Saptian Pratama kepada wartawan, Rabu (20/1).

Putra menilai praktek pertambangan yang tidak memiliki standar perizinan didalam menjalankan proyek pertambangan itu akan berdampak pada perusakan hutan dan pencemaran air.

Baca Juga: Wagub DKI : Sedikitnya 60 undang-undang yang Akan Direvisi untuk Pindah Ibukota

“Kita berharap proses penegakan hukum terhadap mafia tambang yg ada disana. Janganlah lagi ada impunitas hukum terhadap korporasi perusak lingkungan.,” tutupnya.

Halaman:

Editor: Ahmad Tarmizi, SE

Tags

Terkini

Libur Waisak Pantai Anyar dipadati Pengunjung

Senin, 16 Mei 2022 | 22:12 WIB
X