• Minggu, 2 Oktober 2022

Mantan Direktur RSUP Sitanala Kota Tangerang Terjerat Kasus Korupsi ALkes

- Rabu, 12 Januari 2022 | 07:49 WIB
Korupsi Alkes, Ilustrasi (Foto : Pasbana.com)
Korupsi Alkes, Ilustrasi (Foto : Pasbana.com)

Tangerang | BPKPNEWS.COM

 

Mantan Direktur RSUP Sitanala Kota Tangerang, AM, ditahan Kejaksaan Negeri Kota tangerang terkait dugaan tindak pidana Korupsi pengadaan barang dan jasa cleaning service tahun anggaran 2018 , AM ditahan atas kewenangannya pada saat itu selaku kuasa penguna anggaran atau dalam posisi Direktur Utama Rumah Sakit.

"Benar penahanan terhadap tersangka AM kami lakukan Senin (10/1) kemarin. Dia (AM) selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dalam kegiatan pengadaan jasa cleaning service pada satuan kerja Rumah Sakit dr Sitanala," kata Kepala seksie pidana khusus Kejari Kota Tangerang, Sobrani Binzar dikonfirmasi, Selasa (11/1).

Dia mengatakan, dalam dugaan tindak pidana korupsi pengadaan barang dan jasa cleaning service di RSUP Sitanala tahun 2018 lalu itu, berpotensi menimbulkan kerugian begara hingga Rp 655.407.050.

Baca Juga: Sejumlah Kasus menjadi Atensi Kapolri

Sementara, atas perbuatannya itu, tersangka AM kata Sobrani disangkakan oleh penyidik Kejari Kota Tangerang, melanggar pasal 2 ayat (1) Jo. Pasal 18 Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP atau Pasal 3 Jo. Pasal 18 Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

"Terhadap tersangka AM, setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim penyidik sebanyak kurang lebih 34 (tiga puluh empat) pertanyaan oleh Jaksa Penyidik Misael Tambunan, dan setelah dilakukan Pemeriksaan oleh Dokter kemudian dinyatakan sehat, maka penyidik memutuskan untuk melakukan penahanan terhadap tersangka AM," ujar dia.

Hal itu sesuai dengan Pasal 20 Jo. Pasal 21 KUHAP, bahwa penyidik berdasarkan bukti yang cukup, memiliki kekhawatiran apabila tersangka akan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti dan/atau mengulangi Tindak Pidananya.

Halaman:

Editor: Asep Jubaeni Hamzah

Tags

Terkini

Ajudan dan Sopir Istri Sambo DItetapkan Ditahan

Minggu, 7 Agustus 2022 | 23:51 WIB
X