Media Asing Menyebutkan Kematiaan WN Inggris akibat Pembunuhan

- Minggu, 16 Januari 2022 | 12:34 WIB
Kamar Mayat, Ilustrasi (Foto : Radar Depok)
Kamar Mayat, Ilustrasi (Foto : Radar Depok)

jakarta | BPKPNEWS.COM

Kasus tewasnya Warga Negara Inggris bernama Matt Harper (48) yang ditemukan sekarat oleh pacarnya terkunci di kediamannya di Denpasar, Bali pada Jumat (14/1), disebut masih simpang siur.

Terdapat perbedaan informasi dari hasil yang dikumpulkan oleh Polda Bali dengan yang dilaporkan sejumlah media Inggris terkait peristiwa tersebut. Salah satunya adalah penyebab kematian

Media di Inggris salah satunya Mirror menyebutkan bahwa kematiaan Matt Harver akibat dibunuh, sedangkan Polda Bali mengumumkan bahwa kematian Matt Harper diduga kuat akibat bunuh diri

Baca Juga: Kasus Tertinggi Covid-19 Capai 1.054 orang

"Matt Harper diduga telah ditikam oleh Emmy Pakpahan (pacarnya). Meskipun wanita itu memberi tahu polisi bahwa pacarnya bunuh diri," tulis laporan The Sun sebagaimana dikutip, Minggu (16/1).

Dalam laporan itu, disebutkan bahwa pembunuhan terjadi saat pria 48 tahun asal Gloucester itu tengah mengobrol secara daring dengan putri tiri dan mantan istrinya.

Pakpahan, dilaporkan The Sun, membuat video saat pacarnya itu sekarat di lantai rumah. Melalui rekaman itu, Pakpahan disebut telah mengunci pintu dan sengaja melukai dirinya.

Baca Juga: Sekber Deklarasi Dukung Jokowi-Prabowo di Pilres 2024

Beberapa jam sebelum peristiwa, disebutkan bahwa ia mengunggah video aneh di media sosial. Kala itu, Pakpahan merekam dirinya sendiri dan berterima kasih kepada teman dan keluarga.

"Tentu saja saya sedih. Jika kalian tidak mendengar kabar dari saya, itu bukan karena saya tidak ingin menjawab, saya perlu waktu untuk memproses semuanya," ucap Pakpahan dalam rekaman tersebut.

Ia pun meminta agar keluarga dan teman-temannya tak mempercayai apapun sebelum terbit pernyataan resmi dari kepolisian.

Baca Juga: Dampak Gempa Banten Terus Bertambah

Masih merujuk pada laporan The Sun, disebutkan bahwa mantan pacar Matt, Allin Efashion mengaku telah mendapat pesan dari korban beberapa hari sebelum meninggal.

"Mengatakan dia membenci Emmy (Pakpahan) karena dia menghancurkan hidupnya, dan dia menyesal telah meninggalkan saya," kata Allin.

Dalam kasus ini, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali Kombes Surawan mengatakan bahwa rekaman CCTV memperlihatkan bahwa korban dan pacarnya tampak mondar-mandir keluar kediamannya sejak dini hari.

Baca Juga: Kemenkes : Akhir tahun 2022 Pemberian Vaksin Virus corona (Covid-19) Dosis lanjutan atau booster Tuntas

Namun demikian, beberapa saat kemudian Emmy terlihat pulang ke rumah dan mencoba mengintip keadaan korban di dalam kamarnya sekitar pukul 04.30 WITA. Saat itu, kondisi korban diketahui sudah sekarat.

"(Korban) Sempat mengantar pacarnya keluar, kemudian dia mengunci diri dalam villa itu," kata Surawan kepada wartawan, Sabtu (15/1).

Rekaman itu kemudian membuat polisi tak dapat menyimpulkan kasus sebagai pembunuhan. Menurutnya, korban tinggal sendiri dan mengunci rumah saat peristiwa terjadi.

Halaman:

Editor: Asep Jubaeni Hamzah

Tags

Terkini

Akibat Tersinggung Status, Kepala kena Bacok Temannya

Selasa, 1 Februari 2022 | 23:50 WIB
X