Sisi Lain Megawati diungkap Guntur Soekarnoputra

- Senin, 24 Januari 2022 | 10:11 WIB
Megawati Soekarnoputri (Istimewa)
Megawati Soekarnoputri (Istimewa)

Jakarta | BPKPNEWS.COM

Sisi lain dari sosok Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri diungkap oleh Mohammad Guntur Soekarnoputra yang merupakan Kakak dari Megawati, Guntur mengatakan Presiden ke-5 RI tersebut bisa bermain sepakbola dan fasih berbicara soal sejarah Indonesia termasuk soal fasisme.

Hal itu diungkapkan Guntur saat acara Sikap Hidup Merawat Pertiwi dalam rangka hari ulang tahun ke-75 Megawati Soekarnoputri melalui siaran YouTube PDI Perjuangan, Minggu (23/1)

"Iya saya kalau tahun 1949, Bu Mega jadi seperti teman main saja. Sebagai kakak ngajak dia main itu yang sudah saya tulis di artikel. Mega itu begitu-begitu jago main bola loh, main bola, manjat pohon jago. Dan kan banyak yang enggak tahu itu," kata Guntur dalam keterangan tertulis.

Baca Juga: Ngatiyana Resmikan Ipal Komunal di Rw. 03 Baros

Guntur juga menceritakan pengalamannya saat menjadi mahasiswa ITB pada 1962. Guntur menyebut, dirinya bersama Megawati aktif sebagai aktivis mahasiswa di Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).

"Dia (Megawati) sering ikut pawai alegoris, pawai unjuk kekuatan. Dia juga sering ikut melakukan urban ke daerah-daerah. Kemudian saya juga begitu itu. Saya aktif di GMNI dan juga pemuda marhaenis di Bandung," kata putra sulung Proklamator dan Presiden pertama RI Sukarno itu.

Guntur menceritakan dirinya menjabat sebagai Ketua Tim Indoktrinasi Dasar saat menjadi pengurus GMNI cabang Bandung. Menurutnya, saat itu, materi sejarah perjuangan dan situasi Indonesia, kelas marxisme, harus diberikan kepada seluruh anggota.

Baca Juga: Mensos Risma sebut Rp2,7 triliun masih Tertahan di Himbara, ini respon Bank BRI Tbk

"Dalam hal ini Mega ternyata lulus semacam fit and proper test tadi secara predikat sangat baik," cerita Guntur.

"Jadi saat ini kalau Mega ditanya tentang masalah-masalah sejarah, masalah-masalah situasi dan kondisi Indonesia bahkan kalau ditanya mengenai ilmu dari fasisme, ngelotok itu," imbuhnya.

(CNN/AZ)

Editor: Asep Jubaeni Hamzah

Tags

Terkini

Surya Paloh : Nasdem Menolak Penundaan Pemilu 2024

Senin, 28 Februari 2022 | 23:53 WIB

PP Muhammadiyah Kritik Rencana Pemilu 2024 ditunda

Senin, 28 Februari 2022 | 23:46 WIB

PKS : Edy Mulyadi Bukan lagi Menjadi kader PKS

Senin, 24 Januari 2022 | 10:58 WIB

Sisi Lain Megawati diungkap Guntur Soekarnoputra

Senin, 24 Januari 2022 | 10:11 WIB

Wakil Ketua MPR : Tak Setuju Apabila MPR dibubarkan

Kamis, 20 Januari 2022 | 14:23 WIB
X