Aksi Unjuk Rasa Menuntut Pemecatan Arteria Terus Bergelora Hari ini di Depan Gedung DPR/MPR RI

- Kamis, 27 Januari 2022 | 09:22 WIB
Arteria Dahlan (foto : Istimewa)
Arteria Dahlan (foto : Istimewa)

Jakarta | BPKPNEWS.COM

Aksi unjuk rasa di depan kompleks parlemen DPR/MPR menuntut pemecatan anggota Komisi III DPR, Arteria Dahlan karena ucapannya terus bermunculan dimana sebelumnya pada Rabu (26/1), masyarakat Sunda yang tergabung dalam Masyarakat Penutur Bahasa Sunda juga melakukan aksi serupa.

"Hari ini kita akan lakukan aksi dengan massa lebih besar," ujar koordinator lapangan aksi dari Penutur Bahasa Sunda, Andri Perkasa kepada wartawan, Rabu (26/1).

Bahkan ribuan masyarakat Sunda dari beberapa wilayah di Jawa Barat akan menggelar aksi susulan hari ini, Kamis (27/1) di depan kompleks parlemen, Senayan, menuntut pemecatan Arteria. ujar Andri

Baca Juga: Arteria Dahlan: Saya Memohon Maaf kepada Masyarakat Jawa Barat

Massa aksi akan datang dari sejumlah wilayah mulai dari Bogor, Subang, Tasikmalaya, hingga Garut. Mereka menuntut pemecatan politikus PDIP itu sebagai anggota dewan.

Bahkan, massa yang akan turun ke jalan kali ini dikenal kelompok garis keras. Massa juga akan membawa tim hukum guna menyuarakan tuntutan pemecatan Arteria.

"[Massa aksi] dari Bogor, Subang, Tasikmalaya, Garut. Dan mereka kelompok yang lebih garis keras daripada kita," katanya.

Baca Juga: Ketua Umum BPKP : Arteria Dahlan, Mulutmu Comberanmu

Sehari sebelumnya, Masyarakat Penutur Bahasa Sunda yang juga telah menggelar aksi serupa, turut melaporkan Arteria ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

Laporan itu telah diterima anggota MKD DPR dari Fraksi PKB, Maman Imanulhaq dan anggota MKD dari Fraksi PPP, Asep Ahmad Maoshul Affandy. Mereka meminta MKD memeriksa dan mengadili Arteria agar polemik yang membawa Bahasa Sunda menjadi terang benderang dan publik tahu apakah Arteria telah melanggar kode etik atau tidak.

Pernyataan Arteria yang memancing polemik itu sebelumnya disampaikan dalam rapat Komisi III DPR dengan Jaksa Agung pada Senin (17/1). Kepada Jaksa Agung, Arteria meminta agar oknum Kepala Kejati dipecat karena berbahasa Sunda dalam rapat.


(CNN/ AZ)

Editor: Asep Jubaeni Hamzah

Tags

Terkini

Surya Paloh : Nasdem Menolak Penundaan Pemilu 2024

Senin, 28 Februari 2022 | 23:53 WIB

PP Muhammadiyah Kritik Rencana Pemilu 2024 ditunda

Senin, 28 Februari 2022 | 23:46 WIB

PKS : Edy Mulyadi Bukan lagi Menjadi kader PKS

Senin, 24 Januari 2022 | 10:58 WIB

Sisi Lain Megawati diungkap Guntur Soekarnoputra

Senin, 24 Januari 2022 | 10:11 WIB

Wakil Ketua MPR : Tak Setuju Apabila MPR dibubarkan

Kamis, 20 Januari 2022 | 14:23 WIB
X