• Selasa, 29 November 2022

Ketua Umum PKB Ungkap Tiga faktor kenapa Pemilu 2024 perlu Ditunda

- Rabu, 23 Februari 2022 | 23:40 WIB
Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (foto : Istimewa)
Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (foto : Istimewa)

Jakarta | BPKPNEWS.COM

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar berpandangan terkait pemilu 2024, menurutnya tiga alasan bahwa pemilu 2024 perlu ditunda karena alasan pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19, selain itu ekonomi masyarakat dan pelaku usaha saat ini baru saja memasuki tren pemulihan setelah terpukul dua tahun akibat pandemi. Oleh karena itu, ia ingin agar momentum tersebut tidak terganggu termasuk oleh pemilu 2024.

"Ditunda satu atau dua tahun agar momentum perbaikan ekonomi ini tidak hilang dan kemudian tidak terjadi Freeze untuk mengganti stagnasi selama 2 tahun masa pandemi," kata dia kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/2).

Cak Imin menyebut Pemilu akan mengganggu pemulihan ekonomi setidaknya karena tiga sebab. Pertama, kata dia, para pelaku ekonomi biasanya akan membeku menjelang atau selama pelaksanaan Pemilu karena mereka akan melihat dan menunggu.

Baca Juga: Kapolda Sumut; Pemberantasan Korupsi Harus Efektif Dan Efisien

Kedua, lanjut Cak Imin, transisi kekuasaan atau pemerintahan biasanya menyebabkan laju ekonomi menjadi tidak pasti. Sehingga menurut dia, hal itu akan mengganggu tren pemulihan ekonomi apalagi pasca Presidensi G20 di mana Indonesia menjadi tuan rumah.

Ketiga, kata Cak Imin, pemilu berpotensi menimbulkan konflik dan pembelahan di tengah masyarakat. Meski demikian, ia berharap sebab terakhir tidak akan terjadi.

"Oleh karena itu dari seluruh masukan itu saya mengusulkan pemilu 2024 ditunda satu atau dua tahun," kata Wakil Ketua DPR itu.

Baca Juga: Zulheri Sinaga : KPK Harus Ambil Alih Kasus Tambang Ilegal Madina di Poldasu

Di sisi lain, ia mengaku telah banyak melakukan kunjungan ke berbagai daerah dalam beberapa waktu terakhir. Hasil kunjungan itu ia menyimpulkan bahwa ekonomi masyarakat saat ini baru saja menunjukkan tren positif.

Dia pun mengaku banyak menerima masukan bahwa hingga 2023, perbaikan ekonomi akan menunjukkan perbaikan yang pesat. Oleh karena itu, menurut dia, tren perbaikan itu jangan sampai terganggu, termasuk oleh Pemilu.

"Karena itu saya melihat tahun 2024 pemilu yang rencananya kita laksanakan bulan Februari itu jangan sampai prospek ekonomi yang baik itu terganggu karena pemilu," kata dia.


(CNN/AZ)

Editor: Asep Jubaeni Hamzah

Tags

Terkini

Sejumlah Purnawirawan TNI dan Polri Bergabung ke PDIP

Minggu, 30 Oktober 2022 | 21:22 WIB

Demokrat Lirik Anis Baswedan Untuk Maju Di Pilpres 2024

Jumat, 16 September 2022 | 23:21 WIB

Gratifikasi AMP, Antara Ruang Gelap dan Terang

Kamis, 18 Agustus 2022 | 21:53 WIB
X