• Sabtu, 1 Oktober 2022

Charta Politika: Pemilih PDIP lebih Memilih Ganjar Pranowo Ketimbang Puan Maharani

- Senin, 13 Juni 2022 | 21:54 WIB
Ganjar Pranowo - Puan Maharani (Foto : Sindonews.com)
Ganjar Pranowo - Puan Maharani (Foto : Sindonews.com)

 

Jakarta, BPKPNEWS.COM--Lembaga Charta Politika Indonesia merilis pemilih PDIP lebih banyak memilih Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo maju calon Presiden ketimbang Ketua DPR Puan Maharani. Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya mengatakan dalam simulasi 10 nama calon untuk Pilpres 2024, pemilih PDIP memilih Ganjar sebanyak 68,5 persen.

kemudian disusul yang memilih Menhan Prabowo Subianto sebanyak 9,7 persen. Sedangkan pemilih PDIP yang mendukung Puan Maharani sebanyak 6,2 persen.

-
Dukungan kepada Ganjar dari pemilih PDIP terlepas dari kisruh antar elite di PDIP. Selain itu, Yunarto menyebutkan dalam survei itu juga PDIP menjadi partai yang banyak didukung oleh publik dengan elektabilitas 24,1 persen.

"Yang jelas apapun konstalasi di elite, kita hanya menunggu apa nanti keputusan Ibu Megawati Soekarnoputri, tapi 68,5 persen dari seluruh pemilih PDIP, yang jumlahnya itu ada 24,1 persen, itu menyatakan memilih Ganjar Pranowo dalam pertanyaan simulasi 10 nama pilpres," kata Yunarto dalam rilis virtualnya, Senin (13/6).

Baca Juga: Ketum PWRI ucapkan bela sungkawa untuk Eril, putra Ridwan Kamil

 "Dan 9,7 persen di peringkat kedua memilih Prabowo dan hanya 6,2 persen yang menyatakan memilih Mba Puan Maharani. Jadi memang jadi PR besar untuk Mba Puan untuk membuat suara dari PDIP linier, karena yang dibutuhkan bukan hanya dukungan dari elite atau DPP," lanjut Yunarto.

Pemilih PDIP juga ada yang memilih nama lain, yakni Menparekraf Sandiaga Uno sebesar 1,7 persen, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebesar 2,8 persen, Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti sebesar 1 persen.

Berikutnya ada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebesar 1 persen, Menteri BUMN Erick Thohir sebesar 1,7 persen, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sebesar 0,7 persen dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebesar 4,5 persen. Sedangkan yang tidak menjawab atau tidak tahu sebesar 2,1 persen.

Survei Charta Politika ini dilakukan pada 25 Mei-2 Juni 2022 dengan metode wawancara tatap muka. Penentuan sampel pada survei dilakukan dengan metode multistage random sampling, terhadap 1.200 responden dengan margin of error sebesar 2,83% dan quality control 20 persen dari total sampel.

(red)

Halaman:

Editor: Ahmad Tarmizi, SE

Tags

Terkini

Demokrat Lirik Anis Baswedan Untuk Maju Di Pilpres 2024

Jumat, 16 September 2022 | 23:21 WIB

Gratifikasi AMP, Antara Ruang Gelap dan Terang

Kamis, 18 Agustus 2022 | 21:53 WIB

Kelakar Guyonan Ngatiyana Saat di Tanya Wartawan

Jumat, 5 Agustus 2022 | 08:34 WIB

Agung Yudaswara ST Jadi Ketua DPC PDIP Kota Cimahi

Selasa, 2 Agustus 2022 | 18:45 WIB
X