• Selasa, 29 November 2022

Polri Dalami Foto Viral Stupa di Candi Borobudur Seolah Mirip Wajah Presiden Jokowi

- Selasa, 14 Juni 2022 | 23:56 WIB
Candi Borobudur (poto : Referensiwisata.com)
Candi Borobudur (poto : Referensiwisata.com)

Jakarta,BPKPNEWS.COM -- Polri menyatakan tengah melakukan pendalaman terhadap sebuah foto viral yang memperlihatkan stupa di Candi Borobudur diedit seolah mirip wajah Presiden Joko Widodo.
Foto itu sempat disebarkan oleh mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo diakun Twitter pribadinya @KRMTRoySuryo2 hingga viral. Ia mengklaim bahwa foto itu merupakan unggahan ulang yang dia dapatkan dari media sosial.

"Sedang didalami dan profilling oleh Siber," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Selasa (14/6).

Ia pun meminta agar masyarakat dapat bijaksana dalam menggunakan media sosial sehingga tak menimbulkan kebencian ataupun hal-hal negatif lain.

Baca Juga: Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil Temui Presiden Jokowi

Dedi mengatakan polisi meminta setiap masyarakat agar saling menghormati hak-hak orang lain dan menjaga toleransi serta persatuan di Indonesia lewat setiap unggahannya.

"Karena jejak digital bisa dijadikan bukti dalam proses hukum sebagaimana diatur dalam UU ITE," tandas Dedi.

Dalam kasus ini, foto editan tersebut diunggah Roy pada Jumat (10/6). Dalam keterangan fotonya, ia menyinggung rencana kenaikan harga tiket Candi Borobudur menjadi Rp750 ribu.

Ia pun menyebut bahwa foto tersebut merupakan hasil kreativitas dari salah seorang warganet yang ditemukan di internet. Roy pun menolak jika disebut sebagai pembuat foto itu.

Baca Juga: Usai Menemui Presiden, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi irit bicara

Ketika mengunggah ulang, Roy mengatakan turut melengkapi identitas akun asli pengunggah awal foto tersebut. Ia mengatakan hanya mengambil dari unggahan yang telah ada sebelumnya.

"Saya juga simpan semua URL pengunggah pertamanya, kok, masa begitu enggak paham UU ITE," kata Roy.

Roy turut mengeluhkan adanya provokasi dari oknum-oknum pendengung atau buzzer di media sosial yang menyerang dirinya imbas cuitan tersebut.

(Red/CNN)

Editor: Ahmad Tarmizi, SE

Tags

Terkini

X