• Rabu, 10 Agustus 2022

Ganjar akan Diusung Nasdem, PDIP : Politik itu Harus Beretika

- Senin, 20 Juni 2022 | 23:31 WIB
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.  Baca artikel CNN Indonesia "PDIP Endus Hubungan Ubedilah dengan Parpol Soal Laporan Gibran" selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20220117144455-32-747626/pdip-endus-hubungan-ubedilah-dengan-parpol-soal-laporan-gibran.  Download Apps CNN Indonesia sekarang https://app.cnnindonesia.com/ (Foto : Pikiran Rakyat.com)
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Baca artikel CNN Indonesia "PDIP Endus Hubungan Ubedilah dengan Parpol Soal Laporan Gibran" selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20220117144455-32-747626/pdip-endus-hubungan-ubedilah-dengan-parpol-soal-laporan-gibran. Download Apps CNN Indonesia sekarang https://app.cnnindonesia.com/ (Foto : Pikiran Rakyat.com)

Jakarta, BPKPNEWS.COM- Hasil Rakernas Partai NasDem menetapkan Gubernur Jawa Tengah sekaligus politikus PDIP Ganjar Pranowo sebagai salah satu bakal calon presiden hasil rekomendasi Rakernas. NasDem membuka peluang kerjasama dengan PDIP di Pilpres 2024.

Menanggapi itu, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, setiap partai punya strategi sendiri. Bagi PDIP, berpolitik itu harus beretika.

 "Jadi setiap partai kan punya strategi tersendiri, prinsip yang dijalankan oleh PDI perjuangan berpolitik itu dengan etika politik, dengan aturan main, memahami seluruh tahapan-tahapan pemilu yang sudah ditetapkan. Karena di situlah sumber daya kita atur agar rakyat juga tidak bingung," kata Hasto di Sekolah Partai PDIP, Jakarta, Senin (20/6).

Lebih lanjut, Hasto menyinggung komunikasi politik hari ini untuk membantu pemerintahan Presiden Joko Widodo. Sementara keputusan politik Pilpres 2024 sepenuhnya berada di tangan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Baca Juga: Sederet Tokoh Nasional Dimunculkan dalam Rakernas Partai Nasdem untuk Diusung sebagai Bakal Capres 2024

 "Karena kerjasama terkait dengan Pilpres ujung-ujungnya kan pada capres dan cawapres. Dan itu berada di dalam mandat ibu ketua umum yang diberikan oleh Kongres," kata Hasto.

Hasto pun menyindir pihak yang membajak kader. PDIP menegaskan menghasilkan proses kaderisasi di internal melalui pendidikan politik seperti melalui sekolah partai.

"Kita bukan partai yang suka nusuk dari belakang, yang suka mengambil kader-kader dari partai lain," ucap Hasto.

Sebelumnya, NasDem membuka pintu kepada PDIP bila ingin berkoalisi. NasDem dan PDIP berkoalisi juga bukan barang baru karena menjadi mitra mengusung Presiden Joko Widodo di Pilpres 2014 dan 2019.

"Tentu NasDem terbuka dengan siapapun. Menghormati apa yang menjadi statement mbak Puan, dan sama PDI Perjuangan bukan suatu hal yang asing," ujar Ketua DPP NasDem Willy Aditya ketika dihubungi, Minggu (19/6).

Halaman:

Editor: Ahmad Tarmizi, SE

Tags

Terkini

Kelakar Guyonan Ngatiyana Saat di Tanya Wartawan

Jumat, 5 Agustus 2022 | 08:34 WIB

Agung Yudaswara ST Jadi Ketua DPC PDIP Kota Cimahi

Selasa, 2 Agustus 2022 | 18:45 WIB

Probowo jadi Radar PKS dalam Pilpres 2024

Selasa, 21 Juni 2022 | 23:58 WIB
X