• Rabu, 10 Agustus 2022

Akibat Banyak Outlet yang Ditutup, Pihak Holywings Merumahkan Para Karyawannya

- Rabu, 29 Juni 2022 | 23:56 WIB

Jakarta, BPKPNEWS.COM -- Pihak Holywings merumahkan para karyawannya akibat banyak outlet mereka ditutup. Penutupan outlet Holywings diketahui imbas kasus promosi minuman beralkohol gratis untuk pelanggan bernama Muhammad dan Maria.
General Manager Operations Holywings Yuli Setiawan mengatakan para karyawan juga sudah mengembalikan seragam mereka ke outlet.

"Sementara kita rumahkan dulu. Soal seragam, karena sebenarnya itu bagian dari fasilitas outlet masing-masing, harus dipulangkan," kata Yuli Setiawan saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (29/6).

Yuli mengatakan, meski dirumahkan para karyawan Holywings masih akan menerima gaji pada bulan Juni.

"Kalau untuk kewajiban yang masih dalam tahapan operasional, kita masih berikan gaji sesuai porsi. Bulan ini masih full kita berikan semua, karena kan memang dirumahkan," tutur dia.

Baca Juga: Promo Minuman Alkohol Holywings Menuai Kecaman di Beberapa Kota di Indonesia

Kendati begitu, Yuli tidak dapat memastikan apakah manajemen bisa menggaji karyawan pada bulan-bulan berikutnya. Mengingat, saat ini manajemen masih berhadapan dengan masalah tersebut.

"Bulan depan belum tahu saya. Untuk ke depannya masih kita rumuskan secara manajemen karena ini kan juga menyangkut kelangsungan hidup," ujarnya.

Yuli juga mengaku belum ada kepastian rencana kelanjutan dari Holywings terkait operasional mereka ke depannya. Terlebih saat ini sejumlah outlet Holywings di Jakarta disegel karena menyalahi aturan perizinan.

Ia mengatakan manajemen juga memutuskan untuk menutup outletnya di luar Jakarta, seperti Bandung, Semarang, Batam, hingga Manado karena kasus tersebut masih berproses di kepolisian.

"Kalau untuk kelanjutan operasional kita belum tahu. Belum dapat lampu hijau dari dalam hal ini mungkin para pemilik, mau seperti apa," imbuhnya.

Unggahan promosi minuman alkohol dari Holywings sebelumnya memicu kontroversi usai viral di media sosial. Promosi itu menyebutkan, mereka yang bernama Muhammad dan Maria bisa mendapatkan satu botol minuman alkohol gratis tiap Kamis dengan syarat membawa kartu identitas.

Baca Juga: Kasus Holywings Polisi Tetapkan 6 Karyawan jadi Tersangka

Setelah viral, Holywings Indonesia kemudian menyatakan permintaan maaf terbuka soal promosi minuman alkohol gratis tiap Kamis untuk mereka yang bernama Muhammad dan Maria.

Belakangan, Pemprov DKI mencabut izin usaha semua outlet Holywings di Jakarta, karena terbukti melanggar ketentuan. Salah satu pelanggaran itu antara lain, beberapa outlet Holywings di Jakarta belum memiliki sertifikat standar KBLI 56391 jenis usaha bar yang telah terverifikasi.

KBLI 56301 merupakan klasifikasi yang harus dimiliki pengusaha bar yang menjual minuman beralkohol, non alkohol, dan makanan kecil di tempat usaha mereka.

Baca Juga: Ketua MUI : Perbedaan Jatuhnya Hari Raya Idul Adha 1443 H Tetap untuk Saling Menghormati

Sementara itu, berdasarkan penelusuran Pemprov DKI Jakarta, Holywings Group di Jakarta ternyata hanya memiliki Surat Keterangan Pengecer (SKP) Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 47221.

Pemilik surat izin ini, hanya untuk pengusaha yang mengecer minuman beralkohol. Sertifikat tersebut juga tidak mengizinkan pemilik usaha membolehkan pembelinya meminum alkohol di tempat.

(red/CNN)

Editor: Ahmad Tarmizi, SE

Tags

Terkini

Ajudan dan Sopir Istri Sambo DItetapkan Ditahan

Minggu, 7 Agustus 2022 | 23:51 WIB

Pejabat BPN Cimahi Terjaring OTT Kejaksaan

Selasa, 5 Juli 2022 | 23:44 WIB
X