• Minggu, 2 Oktober 2022

Perludem kritik MK Soal Sidang Gugatan Presidential Threshold

- Kamis, 28 Juli 2022 | 09:38 WIB
Ilustrasi - Sidang Mahkamah Konstitusi (MK). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Ilustrasi - Sidang Mahkamah Konstitusi (MK). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Jakarta, BPKPNEWS.COM-- Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) mengkritik sikap Mahkamah Kosntitusi (MK) saat sidang gugatan presidential threshold dalam UU Pemilu yang diajukan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Dalam sidang itu, Hakim Enny Nurbaningsih mempertanyakan mengapa PKS menggugat padahal dulu ikut membahas pembuatan UU tersebut di DPR.

"Ada lagi hal yang perlu dikuatkan dalam kedudukan hukum bahwa PKS ini adalah partai yang turut serta dalam proses pembahasan UU Nomor 7 Tahun 2017," ucap Enny pada sidang virtual, Selasa (26/7)

Dewan Pembina Perludem Titi Anggraini mengamini PKS terlibat dalam pembahasan UU Pemilu. Namun, ia mengatakan MK harus melihat sikap empat partai saat pengesahan UU Pemilu.

Baca Juga: Tim pengacara istri Irjen Ferdy Sambo : Advokat iitu Profesi Ahli Hukum, Bukan Ahli Nujum atau Ahli Sihir

Selain PKS, ada Partai Gerindra, Partai Demokrat, dan PAN yang memilioh walk out saat pengesahan. Titi menyebut dari sikap tersebut jelas bahwa empat partai itu telah memperjuangkan penolakan terhadap presidential threshold, tetapi kalah suara.

"Ketika pengambilan keputusannya tidak diambil secara bulat, artinya kan ada ketidaksepahaman di dalam merumuskan kebijakan ambang batas pencalonan presiden," kata Titi saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (27/7).

Titi berpendapat MK tak bisa menolak gugatan hanya karena PKS terlibat dalam pembahasan. Menurutnya, alasan itu berbahaya bagi proses pembentukan undang-undang di masa mendatang.

"Siapa pun yang mayoritas di DPR, bisa menentukan norma, dan itu dianggap konstitusional oleh MK, menghilangkan ruang bagi parpol untuk berjuang mewujudkan pengaturan yang konstitusional," ujar Titi.

Halaman:

Editor: Ahmad Tarmizi, SE

Tags

Terkini

Demokrat Lirik Anis Baswedan Untuk Maju Di Pilpres 2024

Jumat, 16 September 2022 | 23:21 WIB

Gratifikasi AMP, Antara Ruang Gelap dan Terang

Kamis, 18 Agustus 2022 | 21:53 WIB

Kelakar Guyonan Ngatiyana Saat di Tanya Wartawan

Jumat, 5 Agustus 2022 | 08:34 WIB

Agung Yudaswara ST Jadi Ketua DPC PDIP Kota Cimahi

Selasa, 2 Agustus 2022 | 18:45 WIB
X