• Minggu, 2 Oktober 2022

Wakapolri Pimpin Timsus Pemeriksaan Terkait Kematiaan Brigadir J

- Senin, 8 Agustus 2022 | 22:39 WIB
Kadiv Propam non aktif Ferdy Sambo  saat diwawancara wartawan (pic/pmjnews.com/ist)
Kadiv Propam non aktif Ferdy Sambo saat diwawancara wartawan (pic/pmjnews.com/ist)

Jakarta, BPKPNEWS.COM -- Tim khusus bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memeriksa Irjen Ferdy Sambo terkait kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di Markas Komando Brigade Mobile (Mako Brimob) Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Senin (8/8).
"Ya [pemeriksaan Irjen FS ] timsus fokus untuk mendalami," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi.

Dedi mengatakan dirinya menyambangi Mako Brimob bersama dengan timsus yang dipimpin langsung oleh Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono dan Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Agung Budi Maryoto.

Tak hanya Ferdy Sambo, kata Dedi, timsus juga turut melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Pemeriksaan itu dilakukan baik di Bareskrim Polri maupun di Mako Brimob.

"Pada hari ini, update dari timsus. Timsus tetap bekerja dan fokus mendalami para saksi-saksi dulu," kata Dedi di Mako Brimob, Senin (8/8).

Baca Juga: Inilah Profil Inspektur Jenderal (Irjen) Syahardiantono Pengganti Irjen Ferdy Sambo

Pada Sabtu (6/8), Sambo ditempatkan di Mako Brimob Kelapa Dua Depok selama 30 hari. Ia menjadi salah satu dari 25 orang yang diduga melanggar kode etik karena masalah ketidakprofesionalan dalam olah tempat kejadian perkara (TKP) penembakan Brigadir Yosua.

Kronologi Lengkap Satu Bulan Kasus Brigadir J
Komnas HAM Desak WhatsApp Grup Ajudan Sambo Dibuka
Penahanan Sambo itu berdasarkan ketentuan Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Hingga hari ini, genap satu bulan kasus penembakan Brigadir J bergulir, sejak peristiwa terjadi pada Jumat (8/7).

Baca Juga: Bharada E : Tidak ada Kejadian Saling Baku Tembak Dalam Kasus Kematian Brigadir J

Dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam peristiwa ini yakni Bharada E atau Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu dan Brigadir RR atau Brigadir Ricky Rizal.

Pasal yang disangkakan terhadap keduanya berbeda. Bharada E didakwa dengan Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP. Sementara Brigadir RR, Pasal 340 KUHP juncto Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP.

(Red/CNN)

Editor: Ahmad Tarmizi, SE

Tags

Terkini

Ajudan dan Sopir Istri Sambo DItetapkan Ditahan

Minggu, 7 Agustus 2022 | 23:51 WIB
X