• Minggu, 2 Oktober 2022

Presiden Jokowi melarang Sekolah agar Orang Tua Tanggung Risiko Pemberian Vaksin pada Anak

- Selasa, 18 Januari 2022 | 18:37 WIB
Ilustrasi vaksin pada anak  (Foto : Istimewa)
Ilustrasi vaksin pada anak (Foto : Istimewa)

Jakarta | BPKPNEWS.COM

 

Banyaknya aduan masyarakat terkait vaksin pada anak sekolah ke KSP, akhirnya Presiden Jokowi  melarang sekolah meminta orang tua murid menandatangani surat pernyataan bersedia menanggung risiko vaksinasi anak hal tersebut disampaikan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Abraham Wirotomo. Minggu (16/1)

"Presiden memerintahkan jangan ada lagi sekolah yang meminta tanda tangan orang tua/wali murid yang menyatakan sekolah tidak bertanggung jawab bila terjadi hal-hal tertentu akibat vaksin anak," kata Abraham dalam keterangan tertulis, Senin (17/1).

Abraham menjelaskan seluruh kejadian ikutan pascaimunisasi (KIPI) adalah tanggung jawab negara. Negara pun menanggung seluruh biaya yang diperlukan jika warga negara mengalami KIPI.

Baca Juga: lebih dari sejuta dosis vaksin virus corona (Covid-19) Memasuki Masa Kadaluwarsa, ini Alasannya

Dia meminta orang tua siswa tidak khawatir. Hingga saat ini, Komisi Nasional KIPI belum ada laporan gejala pascavaksin yang berujung kematian.

"Bila ada temuan, orang tua/wali diharapkan melapor ke puskesmas atau RS terdekat," ujar Abraham.

Sebelumnya, pemerintah melaksanakan vaksinasi Covid-19 untuk 26,5 juta anak usia 6-11 tahun. Pemerintah menargetkan vaksinasi Covid-19 untuk anak rampung pada Maret 2022.

(CNN/AZ)

Editor: Asep Jubaeni Hamzah

Tags

Terkini

MA Prihatin Dengan Tertangkapnya Hakim Agung Oleh KPK

Sabtu, 24 September 2022 | 00:02 WIB

Tiga Partai Politik Jajaki Koalisi Usung Capres 2024

Senin, 19 September 2022 | 00:50 WIB
X