• Sabtu, 1 Oktober 2022

Dewan Pers : kasus Edy Mulyadi, Dewan Pers punya Wewenang Memeriksa Karya Jurnalistik serta kinerja Jurnalist

- Minggu, 30 Januari 2022 | 10:59 WIB
Viral di Twitter, Pria di Sebelah Edy Mulyadi Terbongkar, Bernama Azam Khan (Instagram @fakta.indo)
Viral di Twitter, Pria di Sebelah Edy Mulyadi Terbongkar, Bernama Azam Khan (Instagram @fakta.indo)

Jakarta | BPKPNEWS.COM

Merebaknya pernyataan Edy Mulyadi yang menyinggung soal Kalimantan dalam ranah hukum, Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers Dewan Pers Arif Zulkifli menyampaikan jika Edy memang diketahui sebagai seorang jurnalis, Dewan Pers hanya memiliki kewenangan untuk memeriksa pelanggaran etika yang terjadi.

Arif menyampaikan, Dewan pers tidak punya wewenang mengusut. Yang dimiliki DP adalah wewenang memeriksa karya jurnalistik [apakah melanggar etika atau tidak] atau memeriksa apakah seseorang dalam perkara tertentu sedang melakukan kerja jurnalistik atau tidak," tutur Arif lewat pesan singkat, Sabtu (29/1).

Namun, Arif memastikan akan melakukan pemeriksaan terhadap Edy Mulyadi untuk memastikan pernyataannya yang menyinggung soal Kalimantan berada dalam konteks kerja jurnalistik atau tidak.

Baca Juga: Ngatiyana Hadir Dalam Rapimkot Kadin Cimahi

Arif juga mempersilakan Edy untuk mengirim surat agar pernyataannya diusut menggunakan UU Pers.

"Dewan pers harus memeriksa kasus ini untuk dapat memastikan apakah pernyataan saudara Edy Mulyadi dilakukan dalam konteks kerja jurnalistik," kata Arif.

"Dewan pers mempersilakan yang bersangkutan untuk berkirim surat kepada Dewan Pers," imbuhnya.

Sebelumnya, Edy Mulyadi meminta kepolisian untuk menggunakan UU Pers dalam mengusut kasus hukum yang sedang menjeratnya. Dalihnya, dirinya adalah seorang wartawan senior.

Aktivis media sosial Edy Mulyadi diusut karena pernyataan menyinggungnya soal Kalimantan. (CNN Indonesia/Michael Josua Stefanu)
"Ingat ya, Pak Edy ini seorang wartawan senior, artinya pemanggilan itu, dia bicara itu sebagai wartawan senior, bukan atas nama apa gitu loh. Artinya, kita juga ingin UU Pers diberlakukan lah," kata kuasa hukum Edy, Herman Kadir di Bareskrim Polri, Jumat (28/1).

Baca Juga: Video Rihanna Viral Lagi ; BAM MADINA Minta Kapolres Madina Agar Ambil Tindakan Tegas

Herman turut mengklaim pihaknya memiliki bukti bahwa pernyataan Edy yang disebut menyinggung Kalimantan itu dalam kapasitasnya sebagai seorang wartawan senior.

"Kapasitas Pak Edy berbicara di situ sebagai wartawan senior, saya ada undangannya. Beliau diundang sebagai wartawan senior artinya tetap saja tidak bisa terlepas dari insan pers," ujarnya.

Karenanya, Herman menyebut bahwa seharusnya kasus yang menjerat Edy tersebut diselesaikan atau diproses oleh Dewan Pers.

Baca Juga: L-BPKP Wajo, Bangunan Baru RS Siwa dan Puskesmas Kec.Kera Anggaran Miliaran Diduga Kerja Asal Asalan.

Seperti diketahui, nama Edy Mulyadi mencuat setelah videonya yang menyebut Kalimantan sebagai 'tempat jin buang anak' viral di media sosial'. Edy menyebut bahwa wilayah yang menjadi lokasi ibu kota baru sebagai 'tempat jin buang anak' sehingga aneh apabila dijadikan pengganti DKI Jakarta.


(CNN/AZ)

Editor: Asep Jubaeni Hamzah

Tags

Terkini

MA Prihatin Dengan Tertangkapnya Hakim Agung Oleh KPK

Sabtu, 24 September 2022 | 00:02 WIB

Tiga Partai Politik Jajaki Koalisi Usung Capres 2024

Senin, 19 September 2022 | 00:50 WIB
X