• Minggu, 2 Oktober 2022

Anggota Komisi IX DPR RI Pertanyakan Pemberhentiaan Terawan Agus Putranto dari keanggotan IDI

- Senin, 28 Maret 2022 | 08:52 WIB
Dokter Terawan Agus Putranto  (FFoto : bpkpnews.com)
Dokter Terawan Agus Putranto (FFoto : bpkpnews.com)

Jakarta, BPKP NEWS 

Diberhentikannya Terawan Agus Putranto dari keanggotaan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sontak membuat Anggota Komisi IX DPR RI Ribka Tjiptaning Proletariyati mempertanyakan pemecatan secara permanen mantan Menteri Kesehatan Menteri Kesehatan tersebut.

"Kenapa dia harus diberi sanksi bahkan dipecat seperti itu?," kata Ribka di Jakarta, Minggu (28/3).

Ribka menilai Terawan tidak melakukan kesalahan yang fatal maupun kesalahan yang merugikan orang banyak. Menurut Ribka, terdapat dokter lainnya yang melakukan malpraktek tetapi bisa terlepas dari jeratan malpraktek akibat ikatan profesi dokter yang begitu kuat.

"Melakukan DSA (Digital Substraction Angiography) nggak pernah ada korban, baik dari pejabat maupun sampai dengan tingkat rakyat biasa. Dilakukan dengan baik-baik," ucap Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana ini.

Baca Juga: Dua prajurit TNI tewas Akibat Penyerangan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua

Terkait dengan kampanye vaksin Nusantara, Ribka merasa bahwa kampanye yang dilakukan oleh Terawan justru patut diacungi jempol. Ketika negara mengimpor vaksin dari luar negeri, tutur Ribka, Terawan justru yakin bahwa bangsa Indonesia dapat membuat vaksin sendiri.

"Dia punya keyakinan bahwa suatu saat kita pasti bisa membuat vaksin, apalagi semakin ke sini, pernyataan Pak Jokowi semakin jelas bahwa kita harus mencintai produk dalam negeri," ucap dia.

Ribka juga memandang bahwa Terawan telah berkontribusi dan bermanfaat bagi masyarakat luas melalui ilmunya sebagai seorang dokter.

Oleh karena itu, Ribka sangat menyayangkan keputusan Majelis Kode Etik Kedokteran Ikatan Dokter Indonesia (MKEK IDI) yang memberhentikan Terawan dari IDI secara permanen.

Baca Juga: Pengamat Politik : Membangun Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dengan Cara Urunan adalah Langkah Keliru

Menurut dia, lebih baik IDI berfokus pada edukasi dan memperjuangkan nasib dari para dokter.

"Lebih baik IDI memperjuangkan nasib dokter-dokter yang belum jelas, juga mencerdaskan adik-adik kita," ucap dia.

(CNN/AZ)

Editor: Ahmad Tarmizi, SE

Tags

Terkini

MA Prihatin Dengan Tertangkapnya Hakim Agung Oleh KPK

Sabtu, 24 September 2022 | 00:02 WIB

Tiga Partai Politik Jajaki Koalisi Usung Capres 2024

Senin, 19 September 2022 | 00:50 WIB
X