• Kamis, 8 Desember 2022

Dalam Kasus e-KTP, KPK Terima Pengembalian Aset Sebesar Rp 86 Milyar

- Senin, 27 Juni 2022 | 21:08 WIB
Ketua KPK, Firly Bahuri (foto : istimewa)
Ketua KPK, Firly Bahuri (foto : istimewa)

Jakarta, BPKPNEWS.COM - Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) menerima pengembalian dana sebesar USD 5.956.356,78 atau setara dengan Rp 86.664.991.149 dari US Marshall, yang berasal dari asset recovery penanganan perkara tindak pidana mega korupsi e-KTP. Pemberian asset recovery tersebut diserahkan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia di Gedung Merah Putih KPK.

Ketua KPK Firli Bahuri menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah AS yang membantu KPK dalam upaya pemberantasan korupsi khususnya pada penanganan perkara e-KTP.

"Banyak hasil nyata yang telah kita capai dalam implementasi kerja sama antara kedua negara khususnya di bidang penindakan, dan salah satu wujud nyatanya adalah penyelesaian perkara e-KTP," kata Firli dalam sambutannya, Senin (27/6).

KPK juga menyambut baik program integritas kedua negara yang fokus pada praktik dan kebijakan peningkatan transparansi, penguatan kesadaran, dan partisipasi publik dalam pemberantasan korupsi.

"KPK berharap hubungan baik KPK dan pemerintah AS terus terbangun semakin erat untuk mewujudkan Indonesia dan membangun peradaban dunia yang bebas dari korupsi," kata Firli.

Baca Juga: Guyonan Ridwan Kamil Saat Jarinya dicakar oleh Emak-emak : Jangan Ada 'KDRT'

Sementara itu HE Sung Y Kim menjelaskan pengembalian aset ini menunjukkan kemitraan yang sangat baik antara Indonesia dan Amerika Serikat dalam upaya memerangi korupsi dan memastikan penegakan hukum berjalan transparan.

"Ini salah satu contoh konkret bagaimana kedua negara saling bekerja sama untuk mencapai tujuan yang sama dalam pemberantasan korupsi," kata Sung Y Kim.

Menurut Sung Y. Kim, investigasi bersama dalam perkara e-KTP antara KPK dan FBI merupakan keberhasilan yang luar biasa dalam penindakan kasus korupsi. Ia berharap uang tersebut nantinya bisa dialokasikan untuk mendukung kegiatan antikorupsi di Indonesia.

Halaman:

Editor: Ahmad Tarmizi, SE

Tags

Terkini

Pancasila bukan hanya untuk sekedar didengungkan

Selasa, 6 Desember 2022 | 19:41 WIB
X