• Sabtu, 1 Oktober 2022

Pemakaman Brigadir J, Polri Tidak Mengetahui Pasti dilakukan Secara Protokoler atau Tidak

- Rabu, 13 Juli 2022 | 23:20 WIB
Ilustrasi Pemakaman (Pixabay.com/ Congerdesign)
Ilustrasi Pemakaman (Pixabay.com/ Congerdesign)
Jakarta, BPKPNEWS.COM -- Mabes Polri tak mengetahui pasti pemakaman terhadap Brigadir J, yang tewas dalam baku tembak di rumah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo, dilakukan secara protokoler kedinasan atau tidak.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengaku bakal bertanya lebih lanjut kepada pihak Polda Jambi.

"Saya belum tahu ya [pemakaman] kedinasan atau tidak ya, nanti kita tanya sama Polda Jambi," ujar Ramadhan kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (13/7).

Brigadir J diketahui tewas setelah terlibat adu tembak dengan Bharada E di rumah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo, Jumat 8 Juli pekan lalu.

Sementara pihak kepolisian baru memaparkan peristiwa ini tiga hari setelahnya dengan alasan insiden itu bertepatan dengan Hari Raya Iduladha.
 
Baca Juga: Insiden Baku Tembak Sekitar Rumah Sambo, Inilah Yang Diungkapakan Ketua RT setempat..

"Tapi yang terpenting adalah penanganan terhadap kasus tersebut. Itu yang paling penting, cepat dalam penanganan kasus," ujarnya.

Ramadhan mengatakan Tim Khusus Polri yang dibentuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bakal menyampaikan perkembangan terkait penanganan kasus tersebut.

"Tim khusus sudah bekerja kita tunggu update-nya nanti dan kita akan sampaikan," katanya.

Tim Khusus kasus penembakan di rumah Irjen Ferdy Sambo ini diketuai langsung oleh Wakapolri dan berisikan Irwasum, Kabareskrim, ASDM dan pihak-pihak eksternal seperti Komnas HAM serta Kompolnas.

Aksi saling tembak antarpolisi terjadi di rumah Kepala Divisi Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, Jakarta, Jumat (8/7). Brigadir J tewas dalam kejadian tersebut.
 
Baca Juga: Brigadir J adalah Sopir Istri Kadiv Propam Irjen Fredy Sambo

Pelaku penembakan adalah Bharada E, pengawal Ferdy. Kepolisian mengklaim dugaan Brigadir J melakukan pelecehan terhadap istri Ferdy.

Pihak keluarga tak puas dengan penjelasan kepolisian yang menyebut Brigadir J tewas karena aksi saling tembak. Keluarga mengungkap jari Brigadir J putus akibat insiden itu. Selain itu, ada luka sayat di beberapa bagian tubuh Brigadir J.

(red/CNN)
 

Editor: Ahmad Tarmizi, SE

Tags

Terkini

MA Prihatin Dengan Tertangkapnya Hakim Agung Oleh KPK

Sabtu, 24 September 2022 | 00:02 WIB

Tiga Partai Politik Jajaki Koalisi Usung Capres 2024

Senin, 19 September 2022 | 00:50 WIB
X