• Sabtu, 1 Oktober 2022

Irwasum Polri : Polri Siap Membuka Pelbagai Data dan Temuan Terkait Kasus Yang Menewaskan Brigadir J

- Rabu, 13 Juli 2022 | 23:33 WIB
Irwasum Polri Komjen Agung Budi Maryoto mengklaim pihaknya siap untuk membuka pelbagai data dan temuan terkait kasus baku tembak yang menewaskan Brigadir J di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo (Foto: Dok divisihumaspolri)
Irwasum Polri Komjen Agung Budi Maryoto mengklaim pihaknya siap untuk membuka pelbagai data dan temuan terkait kasus baku tembak yang menewaskan Brigadir J di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo (Foto: Dok divisihumaspolri)

Jakarta, BPKPNEWS.COM-- Irwasum Polri Komjen Agung Budi Maryoto mengklaim pihaknya siap untuk membuka pelbagai data dan temuan terkait kasus baku tembak yang menewaskan Brigadir J di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.
Agung pun berjanji akan memberi akses kepada anggota Komnas HAM untuk menyelidiki kasus tersebut.

"Nanti kita koordinasinya tak berhenti sekarang, tapi rutin. dan Komnas HAM mengatakan 'Pak Agung kita mau masuk ke sini', saya buka juga. Itulah kita terbuka seperti itu. Termasuk juga rekan-rekan media demikian kalau ada informasi," kata Agung di Mabes Polri Jakarta, Rabu (13/7).

Agung mengatakan tim khusus kasus ini bakal bekerja secara transparan dan terbuka sesuai mandat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Karena itu, ia menggandeng pihak eksternal seperti Komnas HAM dan Kompolnas bersama menyelesaikan kasus tersebut.

Baca Juga: Pemakaman Brigadir J, Polri Tidak Mengetahui Pasti dilakukan Secara Protokoler atau Tidak

"Termasuk juga dengan Kompolnas demikian, jadi Timsus ini bekerja maksimal, tapi tak tertutup. Misalnya akses pengen ketemu, mau masuk monggo silahkan, kita on the track dan secepatnya kita akan melakukan pengungkapan ini," ujarnya.

Di sisi lain, Agung mengatakan tim khusus bentukan Kapolri ini telah melaksanakan pelbagai upaya awal memecahkan kasus tersebut. Di antaranya melaksanakan pendalaman olah tempat kejadian perkara (TKP), pendalaman hasil otopsi dan pendalaman saksi.

"Dan penambahan pemeriksaan saksi-saksi yg dimungkinkan. Kita menekankan pada scientific crime investigation. Pada kesempatan ini dengan kehadiran Kompolnas dan Komnas HAM kita terbuka. Supaya bisa dipertanggungjawabkan," katanya.

Baca Juga: Ade Yasin Disebut Kumpulkan Uang Dari Sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD

Aksi saling tembak antarpolisi terjadi di rumah Kepala Divisi Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, Jakarta, Jumat (8/7). Brigadir J tewas dalam kejadian tersebut.

Pelaku penembakan adalah Bharada E, pengawal Ferdy. Kepolisian mengklaim dugaan Brigadir J melakukan pelecehan terhadap istri Ferdy.

Pihak keluarga tak puas dengan penjelasan kepolisian yang menyebut Brigadir J tewas karena aksi saling tembak. Keluarga mengungkap jari Brigadir J putus akibat insiden itu. Selain itu, ada luka sayat di beberapa bagian tubuh Brigadir J.

(red/CNN)

Editor: Ahmad Tarmizi, SE

Tags

Terkini

MA Prihatin Dengan Tertangkapnya Hakim Agung Oleh KPK

Sabtu, 24 September 2022 | 00:02 WIB

Tiga Partai Politik Jajaki Koalisi Usung Capres 2024

Senin, 19 September 2022 | 00:50 WIB
X