• Selasa, 29 November 2022

Banjir di Wilayah Melong Cimahi Setinggi Dada Orang Dewasa

- Selasa, 15 November 2022 | 03:01 WIB
Banjir di Wilayah Melong Cimahi Setinggi Dada Orang Dewasa
Banjir di Wilayah Melong Cimahi Setinggi Dada Orang Dewasa

CIMAHI | BPKPNEWS.COM

-Telah terjadi banjir setinggi dada orang dewasa akibat hujan deras yang mengguyur sedari sore hari hingga malam hari pukul 21.00 wib, diwilayah Rw.2 Kelurahan Melong Cimahi Selatan Kota Cimahi, pada Senin (14/11/2022).

Menurut laporan warga sampai malam hari warga masyarakat kebingungan dikarenakan luapan air selokan akibat curah hujan yang sangat deras.

"Iya pak, minta tolong bantu kami warga rt.2 rw.2 kelurahan melong Cimahi Selatan, kami butuh bantuan", ujar Maryam salah satu warga melalui telpon selulernya kepada media.

Baca Juga: Letkol Pnb Supardo Butarbutar., M.Han Pimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan.

Dirinya juga mengatakan, bahwa rumahnya terjebak banjir hingga leher orang dewasa. Menurutnya banyak warga juga yang terjebak didalam rumah.

Salah satu rumah warga yang kondisi didalam rumahnya di genangi air bagaikan kolam


"Kemungkinan banyak yang terjebak banjir didalam rumah masing-masing, dan mereka juga kebingungan", cetusnya.

Sama halnya dengan salah seorang warga yang rumahnya juga terendam dan roboh beberapa bagian dari rumah kediamannya, hingga keluarganya diungsikan ke tetangga yang tidak terdampak banjir.

Baca Juga: Penandatanganan MoU kerjasama Akademik Sesko TNI Dengan IAIN Syekh Nurjati Di Kota Cirebon

Sementara tim media menanyakan kepada Suryana selaku Ketua Rw.2 dirinya mengatakan, bahwa banjir mulai terasa oleh warganya sekitar pukul 20.00 wib, dari intensitas hujan deras serta luapan air dari selokan Sukahaji dan selokan Sukamulya.

"Awalnya dari hujan yang begitu besar, serta luapan air dari selokan, dikarenakan ruas selokan yang sempit hingga air meluap dan menggenang ke pemukiman warga", ungkap Suryana.

Suryana selaku Ketua Rw.2 didampingi Arip ketua Rt.2, dirinya mengatakan, bahwa banjir mulai terasa oleh warganya sekitar pukul 20.00 wib, dari intensitas hujan deras serta luapan air dari selokan Sukahaji dan selokan Sukamulya.


Suryana juga menjelaskan, bahwa akibat dari sempitnya ruas selokan yang ada dikarenakan belum ada solusi yang dapat direalisasikan semenjak kepemimpinan beberapa kali kepala daerah di Kota Cimahi.

Baca Juga: Kang Erwin Bantu Rehabilitasi Rumbel SDN 038 Kota Bandung yang Lama Terbengkalai akibat Pandemi Covid-19

"Ada mungkin solusi, tapi belum tereksekusi membikin sodetan, sedari jaman pa Itojh, bu Aty, sampai pa Ajay, yang ada baru rencana dan wacana begitu saja", tandasnya.

Suryana berharap, terpenting adanya solusi dengan cara membuat sodetan-sodetan agar air tidak meluap lagi ke pemukiman warga.

"Yang penting ada sodetan, insyaalloh air tidak terlalu banyak dan meluap ke pemukiman warga", tegasnya.

Baca Juga: PT Pos Indonesia Cimahi laksanakan Penyaluran BSU Tahap 7

Lebih lanjut dirinya menyampaikan, akibat dari banjir tersebut yang mengakibatkan beberapa rumah warganya terdampak rusak hingga ada yang roboh.

"Yang terdampak banjir ada di empat Rt, di warga Rt. 2 ada 2, satu rumah di Rt.1 dan satu rumah di Rt. 4, tapi bukan rumahnya yang roboh, namun bentengnya dan kacanya saja", ulasnya.

BPBD Kota Cimahi Berikan Bantuan kepada Warga yang terdampak Banjir di Wilayah Melong Kota Cimahi

Sementara dalam kesempatan tersebut Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi, Fitriandy Kurniawan
melakukan peninjauan ke lokasi banjir dan memberikan bantuan logistik berupa makanan dan minuman bagi warga yang terdampak.

Halaman:

Editor: Ahmad Tarmizi, SE

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X