• Senin, 5 Desember 2022

Jabar Fokus Tekan Kasus dan Beban Rumah Sakit

- Jumat, 2 Juli 2021 | 11:52 WIB
berita_1625139779
berita_1625139779


-
Gubernur Jabar Ridwan Kamil




KOTA BANDUNG -- BPKP NEWS.COM





Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) terus berupaya menyiapkan ruang isolasi terpusat di desa maupun kelurahan. Hal itu dilakukan agar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Darurat yang rencananya diberlakukan 2-20 Juli 2021 berjalan optimal. 





Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, saat PPKM Mikro Darurat berlaku, Rukun Tangga (RT) yang berstatus Zona Merah atau Risiko Tinggi diwajibkan memiliki satu orang untuk melakukan tracing. 





"Rencananya akan ada 700 RT di Jabar yang sedang dianalisis apakah efektif menahan penularan COVID-19. Setiap RT wajib memberi satu nama pelacak COVID-19," ucap Kang Emil --sapaan Ridwan Kamil-- dalam jumpa pers secara daring di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (30/6/2021). 





"Kami akan latih pelacak COVID-19 tingkat RT ini agar cepat berkoordinasi untuk melakukan pelacakan dan pengetesan ketika ada kasus covid di daerahnya," imbuhnya. 

Halaman:

Editor: bpkpnews

Terkini

Pemkot Bandung Raih Dua Penghargaan AMH Tahun 2022

Jumat, 25 November 2022 | 20:51 WIB

Sebanyak 37.224 KPM di Kota Cimahi Mendapat BLT

Selasa, 22 November 2022 | 13:28 WIB

Ema: ASN Harus Jadi Agen Perubahan

Senin, 21 November 2022 | 23:17 WIB
X