• Selasa, 29 November 2022

Pemkot Bandung Intruksikan Rumah Sakit Menjadi Fasilitas Pelayanan Kesehatan Rujukan Korban Gempa Cianjur

- Kamis, 24 November 2022 | 21:39 WIB
Plt Kadinkes Kota Bandung Anhar Hadian mengungkapkan 3 orang warga Kota Bandung diduga terpapar kasus gagal ginjal akut misterius. Saat ini pihaknya sedang menunggu tim penyelidikan epidemiologi untuk penyebab pasti kasus tersebut. (Muslim Yanuar Putra)
Plt Kadinkes Kota Bandung Anhar Hadian mengungkapkan 3 orang warga Kota Bandung diduga terpapar kasus gagal ginjal akut misterius. Saat ini pihaknya sedang menunggu tim penyelidikan epidemiologi untuk penyebab pasti kasus tersebut. (Muslim Yanuar Putra)

Bandung, BPKPNEWS.COM--Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengintruksikan seluruh rumah sakit turut menjadi fasilitas pelayanan kesehatan rujukan bagi warga Kabupaten Cianjur terkena dampak gempa.

Dinas Kesehatan Kota Bandung mencatat per Rabu 23 November 2022 malam, tidak kurang 129 warga Kabupaten Cianjur menjalani perawatan pada rumah sakit-rumah sakit di Kota Bandung.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Anhar Hadian mengatakan, Kota Bandung siap berkontribusi menyiapkan rumah sakit bagi korban gempa Kabupaten Cianjur. 

Ia mangatakan, kebanyakan warga Kabupaten Cianjur terdampak gempa yang menjalani perawatan di Kota Bandung mengalami luka berat juga patah tulang.

Baca Juga: Pemkot Bandung undang Para Ahli untuk Mengkaji tentang Mitigasi Bencana Gempa Bumi di Kota Bandung.

"Kami telah berkoordinasi dengan seluruh rumah sakit di Kota Bandung untuk berkontribusi menyiapkan rumah sakit rujukan bagi korban gempa," kata Anhar kepada Humas Kota Bandung, Kamis (24/11/2022).

Ia mengaku terus berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit agar jangan ada penolakan pasien korban gempa.

Anhar memastikan, pihaknya bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengatur agar tidak terjadi penumpukan di salah satu rumah sakit saja.

"Kami instruksikan rumah sakit jangan ada penolakan. Khawatir adanya penumpukan (pasien di salah satu rumah sakit saja), alhamdulillah sudah ada pengaturan dari Kemenkes sehingga diharapkan tidak ada penumpukan," ujarnya.

Halaman:

Editor: Ahmad Tarmizi, SE

Tags

Terkini

Pemkot Bandung Raih Dua Penghargaan AMH Tahun 2022

Jumat, 25 November 2022 | 20:51 WIB

Sebanyak 37.224 KPM di Kota Cimahi Mendapat BLT

Selasa, 22 November 2022 | 13:28 WIB

Ema: ASN Harus Jadi Agen Perubahan

Senin, 21 November 2022 | 23:17 WIB

10 Budayawan Raih Anugerah Budaya Kota Bandung

Kamis, 17 November 2022 | 12:22 WIB
X