• Senin, 5 Desember 2022

Cabor Tenis Meja Tuai Kekisruhan di Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat

- Senin, 7 November 2022 | 12:47 WIB
Cabor Tenis Meja Tuai Kekisruhan di Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat
Cabor Tenis Meja Tuai Kekisruhan di Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat

CIAMIS | BPKPNEWS.COM
-Kekisruhan terjadi di Cabang Olah Raga Tenis Meja dalam Pekan olahraga Provinsi Jawa Barat ke XlV tahun 2022, yang diselenggarakan di Kabupaten Ciamis, pada Rabu (02/11/2022).

Wakil Ketua Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Garut, Opik Saba mengatakan, banyak kontingen kabupaten kota yang tidak terima Kabupaten Subang dimasukan karena tidak ikut dalam babak kualifikasi (BK) yang digelar pada 2021 lalu.

“Dampak kekisruhan tersebut, 16 kontingen dari berbagai kabupaten/kota ramai-ramai mengundurkan diri dari porprov Jabar", ujar Opik Saba.

Baca Juga: Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo Tangkis Isu Soal TV Analog Dimatikan demi Jaringan 5G

Namun Kabupaten Subang tampaknya tetap ngotot dan mereka tetap menginginkan porprov untuk cabor tenis meja tetap dilaksanakan dengan memasukan atlet mereka.

“Pada dasarnya dari 16 kabupaten kota hanya satu orang yang memaksakan diri untuk mengikuti porprov. Seharusnya yang berhak mengikuti porprov adalah yang berhak yaitu yang lolos BK pada waktu itu di 2021", ujar Opik Saba.

Terjadinya perdebatan yang membuat kisruh antara kontingen Kabupaten Kota dengan Panitia di Kabupaten Ciamis, sehingga Kontingen kabupaten kota ramai-ramai mengundurkan diri.

Baca Juga: Diduga di PT GGP Banyak Yang Terlibat Penipuan dan Penggelapan Atas Penjualan Fasum Fasos Perumahan

“Namun kenyataannya, dan ironisnya, hanya satu kabupaten yang tidak mengikuti prosedur, pada akhirnya bisa meng-chaoskan semua kabupaten yang seharusnya pesta tenis meja ini diselenggarakan", lanjut Opik Saba.

Tidak terimanya dengan keputusan panitia yang akan memasukan kabupaten Subang ke dalam porprov. Padahal Kabupaten <span;>Subang itu sendiri tidak mengikuti Babak Kualifikasi, secara aturan di surat THB nya yang berhak main di Porprov yang lolos Babak Kualifikasi (BK).

“Saya atas nama PTMSI Garut merasa kecewa atas penyelenggaraan KONI dan yang lainnya. Masa kalah oleh satu kabupaten yang seharusnya ini sudah beberapa kategori dimainkan", ujar Opik.

Baca Juga: Dukung KTT G20 Bali Kesatria Muda Republika Gelar Jalan Sehat, Sapa Bali: Bijak Menggunakan BBM

Kendati demikian, menurut Opik untuk PTMSI Kabupaten Garut sampai saat ini masih bertahan di Kabupaten Ciamis. Pihaknya masih berharap ada keputusan yang adil sesuai prosedur.

 

Sumber: radargarut.jabarekspres.com

Editor: Ahmad Tarmizi, SE

Tags

Artikel Terkait

Terkini

IKPP Salurkan Bantuan Untuk Alumni

Rabu, 30 November 2022 | 22:01 WIB

FKDM Tingkat Kota Cimahi Tahun 2022

Rabu, 16 November 2022 | 05:55 WIB

Pemkot Cimahi Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal

Jumat, 11 November 2022 | 10:58 WIB
X